Theo Walcott

Theo Walcott menjadi fenomena baru di publik sepak bola Inggris menjelang piala dunia 2006. Secara mengejutkan ia dipanggil timnas saat berusia 17 tahun. Walcott kemudian menjadi pemain termuda dalam even akbar piala dunia.

Nama
Theo Walcot
Tanggal lahir
Mar 16, 1989
Tempat lahir
Newbury
Tinggi badan
5' 7'' (1.70m)
Berat Badan
68 kg
Posisi
Gelandang serang
Nomor punggung
32
Klub sekarang
Arsenal
Klub sebelumnya
Shouthampton
 
Walcott di boyong ke Emirates Stadium dari Southampton saat berusia 16 tahun pada bulan Januari 2006, namun belum masuk dalam skuad senior the gunners. Ia kemudian di bawa ke Jerman oleh Sven Goran Eriksson atas saran Arsene wenger. Walcot kemudian tampil mengesankan dalam dua musim pasca piala dunia dan disebut-sebut sebagai titisan Thiery Henry. Ia banyak dioperasikan di sektor sayap oleh Arsense Wenger. Namun ia banyak ditimpa cedera khususnya du musim kompetisi 2008/2009 dan 2009/2010 sehingga sering dibangku cadangkan.

Kontribusi Walcott untuk Arsenal dan timnas Inggris ketika bermain cemerlang melawan Liverpool di Liga Champions, mencetak hattrik ketika melawan Kroasia, dan berjibaku dalam pertandingan final liga champion tahun 2010 melawan Barcelona. Arsenal akhirnya harus mengubur mimpi meraih trofi Liga Champions yang diimpikan sejak lama.
Theo Walcott (berlari)


Keistimewaan Walcott terletak dari kecepatannya berlari, akselerasi dalam penyerangan, dribling, dan pergerakan yang cepat di sektor sayap. Namun banyak yang menganggapnya sering tampil tidak konsisten. Momen spesial bagi Walcoot adalah saat pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010 melawan Kroasia dimana ia melesakkan 3 gol. 
Arsenal vs Blackburn Rovers
Saat ini sejak musim 2013 bergulir, lebih banyak di bangku cadangan. Cedera yang menghantui beberapa pemain Arsenal juga menimpa Walcott. Padahal, awal kemunculan dia di Arsenal atau Liga Inggris, digadang-gadang sebagai titisan Thierry Henry, sang maestro. Namun karena kondisi cedera yang kerap menimpanya, dia tidak bisa tampil dengan konsisten. Namun hingga musim 2014/2015 ia beberapa kali masih menjadi andalan kedua untuk lini serang The Gunners. Terbukti beberapa kali diturunkan, ia mampu mencetak gol, disaat penyerang utama Arsenal sedang kurang maksimal-Giroud-.
Share on Google Plus

About Muhamad Saepudin

Saya hanyalah seorang penikmat blog dan pembelajar kehidupan. Semoga pembelajaran kehidupanku bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Selamat membaca dan belajar dari kehidupan.

0 comments: