Pemikiran yang terus berkembang

Tahu gak model rambut di sebelah kiri ini?? Saya juga gak tahu, makanya tanya, hehehe. Abad 21 ini banyak gaya rambut yang aneh bin ajaib. Gak baru sih, dari dulu juga mungkin udah banyak gaya rambut yang aneh.

Ini menandakan, setiap hari, setiap jam, setiap detik, pemikiran manusia selalu berkembang dan akan terus berkembang. Tak akan pernah berhenti, apalagi mundur ke belakang. Kalau pemikiran mundur ke belakang, bisa jadi juga, tetapi itu bisa dibilang "kemunduran pemikiran".

Contoh :
1. Dari pakai baju-->beralih gak pakai baju
2. Dari pakai celana dalam--> beralih pakai koteka (maaf)
3. Dan lain-lain

Setiap orang di belahan bumi manapun akan berpikiran untuk terus berkembang menjadi manusia yang lebih baik. Lebih baik secara hukum positif manusia, maupun hukum Tuhan, yaitu agama. Dulu, orang Papua masih banyak yang pakai koteka, tidak pernah mandi/jarang mandi. Sekarang, setelah diperkenalkan sabun, dikasih pengetahuan dan pemahaman tentang menjaga kebersihan diri, mereka sudah terbuka pemikirannya. Sehingga berangsur-angsur memakai pakaian yang menutupi sekujur tubuh. Beralih juga untuk mau mandi, menggosok gigi, dan sampoan.

Maka, pertanyaannya, apakah kita akan berpikir mundur atau maju? Semoga kita terus memikirkan masa depan yang lebih baik dari hari ini. Dan semoga tidak hanya memikirkan diri kita sendiri, tetapi memikirkan nasib orang-orang yang ada di sekitar kita, minimal tetangga terdekat kita. Karena kita hidup bermasyarakat, maka berpikirlah seperti bagaimana seorang masyarakat berpikir.
Share on Google Plus

About Muhamad Saefudin

Saya hanyalah seorang penikmat blog dan pembelajar kehidupan. Semoga pembelajaran kehidupanku bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Selamat membaca dan belajar dari kehidupan.

0 comments:

//* Autolink *//