3 Magic Words

3 magic words
Magic itu sakti. Words itu kata. Magic words artinya kata sakti. 

Dalam pergaulan sehari-hari, ada beberapa kata magic, yang jika diucapkan akan meningkatkan hubungan baik antara kita dengan orang lain. Kunci dari komunikasi terletak dari pemilihan kata. Kunci dari hipnoterapi terletak pada kekuatan kata-kata. Jadi, sebegitu pentingnya "kata" dalam hidup kita. 

Apa aja 3 magic words?

1. Tolong

Kata magic pertama adalah tolong. Selalu biasakan mengucapkan kata ini saat kita hendak meminta bantuan dari orang lain, baik pada saat berada di lingkungan kerja, atau di rumah, di masyarakat, dan di manapun kita berada. Kata "tolong" ini sangat ajaib, karena akan menimbulkan efek senang dan nyaman bagi orang yang kita mintai bantuan. Orang yang kita mintai bantuan akan merasa dihargai sekalipun pada saat itu, sebenarnya dia sedang dimintai bantuan, notabene mungkin akan direpotkan oleh kita. Sekalipun posisi kita sebagai atasan, dahului dengan kata tolong saat minta bantuan bawahan. Sebagai orang tua, gunakan kata tolong saat menyuruh anak kita melakukan sesuatu. Jadi, siapapun kita, akan senang melakukan apa yang diminta oleh orang lain, jika disertai dengan cara yang baik.

2. Terima kasih

Kata magic kedua adalah "terima kasih". Kata terima kasih sangat baik untuk diucapkan setelah kita mendapatkan bantuan atau pertolongan atau perlakuan baik dari orang lain. Misalnya, saat kita diberi hadiah, ucapkanlah kata "terima kasih", maka akan menjadi senang orang yang diberi ucapan terima kasih. Atau juga bisa bergandengan dengan kata magic pertama, tolong. Biasanya setelah kita minta tolong kepada orang lain, akan semakin baik mengucapkan kata "terima kasih" di akhir pembicaraan atau setelah kita minta tolong. Efek magicnya orang akan semakin mudah untuk melakukan apa yang kita minta, dan bahkan seakan-akan merasa tidak terbebani.

3. Maaf

Kara magic ketiga adalah "maaf". Kata "maaf" merupakan kata yang sulit untuk diucapkan, kecuali bagi orang yang berjiwa besar. Kata ini sangat ajaib, karena saat orang yang mengakui suatu kesalahan lalu mengucapkan kata "maaf", dia sudah berani bertanggung jawab dan jujur terhadap perbuatannya. Jadi, saat kita melakukan sebuah kesalahan, baik disengaja maupun tidak disengaja, biasakanlah untuk meminta maaf. Mungkin saat melakukan kesalahan dan lalu minta maaf, terkesan hina, tapi justru sebaliknya, dia telah menunjukkan pribadi yang jujur dan bertanggung jawab. Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Dan agama pun menyatakan demikian, bahwa manusia itu tempatnya salah dan dosa, bukan berarti ini jadi alasan, namun sebagai peringatan bagi kita untuk hati-hati dengan sikap dan tutur kata dalam hidup ini.

Dan jika kita pada posisi yang dimintai maaf, tentu sebaik-baiknya sikap kita adalah memaafkan kesalahannya. Memang akan terasa lebih sulit "memaafkan" kesalahan orang lain dibandingkan "meminta maaf". Apalagi kesalahan orang lain itu membuat kita sangat kesal. Bahkan jika sampai membuat kita kerugian bersifat materi. Tapi, mungkin kita perlu melihat lagi ke dalam diri kita, kita pun mungkin pernah salah dan melakukan kesalahan, dan saat dia meminta maaf dengan tulus, alangkah sombongnya diri kita jika tidak memberikan maaf. Karena Allah aja Maha Pemaaf, masa kita yang hanya selaku makhluknya tidak mau memberikan maaf. 
Share on Google Plus

About Muhamad Saefudin

Saya hanyalah seorang penikmat blog dan pembelajar kehidupan. Semoga pembelajaran kehidupanku bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Selamat membaca dan belajar dari kehidupan.

0 comments:

//* Autolink *//